Langsung ke konten utama

Ekspedisi 7 Puncak Dunia


Setelah empat malam berada di Plaza de Mulas untuk aklimatisasi, tim ekspedisi tujuh puncak dunia mulai bergerak ke kamp 1 Plaza Canada yang berketinggian 4.910 meter di atas permukaan laut, dalam pendakian menuju puncak Aconcagua (6.962 mdpl), Argentina, Jumat (24/12/2010) waktu setempat. Rencananya, tim akan mencapai puncak pada 28 Desember mendatang.



Tim Ekspedisi Tiba di Plaza Canada

PLAZA CANADA, KOMPAS.com — Tim Ekspedisi Tujuh Puncak Dunia, Jumat (24/12/2010) pukul 15.30 waktu setempat, tiba di Kamp 1 Plaza Canada pada ketinggian 5.000 meter di atas permukaan laut (5.000 mdpl).

"Kami berjalan mulai pukul 11.00 dan tiba pukul 15.30. Ini lebih lama setengah jam saat kami aklimatisasi pertama ke kamp ini karena memang beban yang dibawa hari ini jauh lebih banyak dan berat daripada saat aklimatisasi," demikian laporan tim ekspedisi yang diterima Sekretariat Ekspedisi di Jakarta, Sabtu (25/12/2010).

Dilaporkan, tim secara keseluruhan tidak mengalami masalah sampai ke Kamp Canada ini. Besok, pukul 11.00, tim akan mendaki kembali ke Kamp 2 "Nido de Condores" pada ketinggian 5.400 mdpl.

Tim Ekspedisi yang diikuti wartawan Kompas, Harry Susilo, masih tetap berada di Kamp 2 untuk istirahat sebelum melanjutkan pendakian ke Kamp 3 "Colera". Di sini, tim akan beristirahat lagi sebelum melanjutkan pendakian ke Aconcagua pada 28 Desember.

Selain tim dari Wanadri, tim dari Mahitala Universitas Parahyangan juga sedang menuju ke Aconcagua. Mereka berangkat pada 24 Desember 2010.

"Mereka akan bertemu di Mendoza. Tim Wanadri turun, dan Mahitala naik," kata Max Agung dari Mahitala yang juga wartawan Warta Kota dari Grup Kompas Gramedia.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

JURNAL PERJALANAN TANJUNG PUTING

JURNAL PERJALANAN TANJUNG PUTING Taman Nasional (TN) Tanjung Puting terletak di semenanjung Kalimantan Tengah. Di sini terdapat konservasi orangutan terbesar di dunia dengan populasi diperkirakan 30.000 sampai 40.000 orangutan yang tersebar di taman nasional dan juga di luar taman nasional ini. Selain itu TN Tanjung Puting juga merupakan cagar biosfer yang ditunjuk pada tahun 1977 dengan area inti TN Tanjung Puting seluas 415.040 ha yang ditetapkan pada tahun 1982. Dengan status TN dan cagar biosfer TN Tanjung Puting ini dapat terjaga kelestariannya dan merupakan daya tarik salah satu wisata di Indonesia. Ini berbeda dengan konservasi orangutan yang terdapat di bagian Kalimantan lainnya di mana kita melihat orangutan di habitat buatan manusia. Oke langsung aja guys saya mau share perjalanan saya tanggal 6 – 8 Februari 2016 ke TNTP. Hari pertama diawali penjemputan dari bandara Iskandar di Pangkalanbun. Pangkalanbun merupakan kota kecil yang memiliki pelabuhan...

heattransfer rate

A. INTRODUCTION A simple double tube heat exchanger consists of an inner tube covered by the outer tube functioning as a jacket to the inner tube (Abdullah et al., 1990 and Holman, 1997) as illustrated in Fig. 1. Figure 1. Simple double tube heat exchanger. When a fluid with a higher temperature flows inside the inner tube, and another temperature with a lower temperature flows in the outer tube, the rate of heat transfer can be expressed as (Heldman and Singh, 1981). q 1 = w 1 cp 1 (T e -T L ) ....................................................................................... (1) q 2 = w 2 cp 2 (T i -T o ) ........................................................................................ (2) Where q 1 = heat removed from the higher temperature fluid (kW/hr) q 2 = heat absorbed by the lower temperature fluid (kW/hr) w 1 = mass flow rate of the higher temperature fluid (kg/hr) w 2 ...

heat transfer through plane walls

A. INTRODUCTION A heat transfer situation in which time is not a factor is designed as steady state . The consideration of heat transfer where time is not considered afford some simplification in the analysis. The governing equation for steady state conduction with internal generation is(Welty, 1978 and Holman, 1989) V 2 T + = 0 ………………………………………………………(1) Where : VT : temperature gradient in vector form q : heat flow vector k : thermal conductivity vector which is known as the Poisson equation, and for steady – state conduction without internal generation of heat, the Laplace equation applies : V 2 T = 0 ……………………………………………………………...(2) Both of the above equation apply to an isotropic medium, that is, one whose properties do not vary with direction, physical properties are also presumed independent of temperature. The initial consideration is one – dimensional steady – state conduction without internal ...